Arti Gol Tandang dan Skor Agregat di Kompetisi Eropa
Gol tandang sudah dihapus UEFA sejak musim 2021/22. Ini cara hitung agregat dan penentu lolos yang berlaku sekarang.

Soal arti gol tandang, Presiden UEFA Aleksander Ceferin pernah bicara terus terang. “Dampak dari aturan tersebut sekarang bertentangan dengan tujuan awalnya karena, pada kenyataannya, sekarang menghalangi tim tuan rumah, terutama di leg pertama, dari menyerang,” kata Ceferin pada Juni 2021.
Alasannya, tuan rumah takut kebobolan dan memberi lawan keuntungan. Maka UEFA menghapus aturan itu dari semua kompetisi klub mulai musim 2021/22. Jadi kalau kamu masih ingat gol tandang menentukan lolos atau tidak, aturan itu sudah lama pensiun.
Terkait: Persib Lolos 16 Besar ACL Two usai Bobol Gawang Melbourne
Apa Arti Gol Tandang?
Gol tandang adalah gol yang dicetak tim saat bermain di kandang lawan. Gol di stadion sendiri disebut gol kandang.
Dulu, gol tandang dihitung lebih berharga kalau skor agregat imbang. Tim yang mencetak lebih banyak gol di kandang lawan lolos. Aturan ini diperkenalkan UEFA pada musim 1965/66.
Cara Menghitung Skor Agregat
Skor agregat adalah jumlah gol dari dua leg. Leg pertama dan kedua dimainkan di dua stadion berbeda, masing-masing tim sekali jadi tuan rumah.
Ambil contoh hitungan sederhana. Tim A menang 2-1 di kandang sendiri pada leg pertama. Di leg kedua, Tim A kalah 0-1 di kandang Tim B. Agregatnya 2-2.
Dulu Tim B lolos karena mencetak satu gol tandang di leg pertama, sedangkan Tim A tidak punya gol tandang sama sekali. Sekarang agregat 2-2 itu dianggap imbang dan dilanjutkan ke perpanjangan waktu.
Apa yang Terjadi kalau Agregat Imbang Sekarang?
Kalau agregat imbang setelah leg kedua, pertandingan masuk perpanjangan waktu 30 menit di akhir leg kedua. Masih imbang? Langsung adu penalti.
Urutannya begini.
- Dua leg selesai dan agregat dihitung.
- Kalau imbang, leg kedua lanjut perpanjangan waktu 30 menit.
- Kalau masih imbang, penentuan lewat adu penalti.
Gol tandang juga tidak lagi dipakai untuk menentukan peringkat di fase grup saat poin sama. Penentunya adalah produktivitas gol.
Terkait: Hasil I.League Cup Persija Ditahan PSMS dan Persebaya Kalah
Kenapa UEFA Menghapus Gol Tandang?
Ada tiga alasan yang dibicarakan saat itu. Pertama, aturan ini membuat tuan rumah main hati-hati di leg pertama. Kedua, Ceferin menyebut ada kritik soal ketidakadilan di perpanjangan waktu, karena tuan rumah wajib mencetak dua gol ketika tim tamu sudah mencetak gol.
Ketiga, Ceferin mengatakan keuntungan bermain di kandang sekarang tidak sebesar dulu. Pandemi Covid-19 juga membuat sejumlah laga dipindah ke tempat netral.
Gol tandang sempat melahirkan momen besar. Pada musim 2018/19, Tottenham menyingkirkan Ajax berkat hat-trick Lucas Moura di leg kedua. Manchester United juga pernah membalikkan keadaan atas PSG di Paris. Dua kisah itu masih sering diputar ulang fans.
Terkait: Jadwal Kualifikasi Piala Asia U17 2027 dan Laga Timnas di Myanmar
Yang perlu dipantau setiap musim adalah buku regulasi tiap kompetisi. Aturan penentu pemenang di dua leg bisa berbeda antarturnamen, jadi cek regulasi resminya sebelum ikut berdebat di kolom komentar. Gol tandang tidak lagi menentukan lolos di kompetisi klub UEFA.
Dalam obrolan suporter, istilah ini juga sering muncul dengan nama lain. Ada yang menyebutnya gol away, ada pula yang bilang gol di kandang lawan. Maksudnya sama saja, jadi jangan bingung kalau kolom komentar memakai istilah berbeda.
Satu hal yang sering terlewat, aturan lama punya konsekuensi di lapangan. Tim tamu yang sudah mencetak gol di leg pertama biasanya main lebih tenang di leg kedua. Tuan rumah malah dipaksa mengejar dua gol sekaligus. Itu yang disebut Ceferin sebagai ketidakadilan.
Sekarang hitungannya lebih jujur. Dua leg sama-sama dihitung, gol di mana pun nilainya satu. Fans yang menonton dari rumah pun lebih gampang menghitung skor sambil menunggu peluit panjang.
Buat fans yang baru ikut nobar, cara paling gampang adalah menunggu leg kedua selesai lalu menjumlahkan dua skor. Kalau angkanya sama, siapkan diri untuk tambahan 30 menit. Tak heran banyak laga besar, termasuk duel klub Liga Inggris, baru terasa menegangkan di fase ini. Banyak laga besar yang baru benar-benar hidup justru di fase itu, ketika kaki sudah berat dan satu kesalahan kecil bisa mengubah segalanya.
Yang Ditanyakan Fans
Apakah gol tandang masih berlaku di Liga Champions?
Tidak. UEFA menghapusnya dari semua kompetisi klub mulai musim 2021/22, termasuk Liga Champions dan Liga Europa. Kalau agregat imbang, laga lanjut ke perpanjangan waktu dan penalti.
Sejak kapan gol tandang dipakai?
UEFA memperkenalkan aturan ini pada musim 1965/66. Artinya aturan itu dipakai lebih dari setengah abad sebelum akhirnya dihapus.
Berapa lama perpanjangan waktunya?
Perpanjangan waktunya 30 menit dan dimainkan di akhir leg kedua. Kalau skor masih sama, tim yang lolos ditentukan lewat adu penalti.
Sumber Laporan
- Goal Indonesia, 28 Juni 2021
- Suara Surabaya, 25 Juni 2021
- Foto sampul: Kredit foto ilustrasi: Jonathan Cosens Photography di Unsplash
Laporan ini dirangkum Ngolongin dari sumber resmi dan media yang tertaut di atas. Kalau ada kabar terbaru, kami tambahkan. Terakhir dicek 5 November 2026.



